8 Langkah Untuk Memilih Investasi Yang Terbaik

8 Langkah Untuk Memilih Investasi Yang Terbaik

Saat datang untuk memilih apa yang akan diinvestasikan, pendekatan satu ukuran yang cocok untuk semua hal tidak akan bekerja – tidak ada produk investasi tunggal yang bisa bekerja untuk semua orang.

Kita semua tentu memiliki situasi dan tujuan tabungan pribadi yang unik, dan itu hanya saat anda melihat lebih dekat ke dalamnya bahwa anda mulai bisa untuk menjawab pertanyaan “Apa investasi yang baik untuk saya?”

  1. Menginvestasikan uang – seberapa banyak uang yang anda miliki untuk berinvestasi?

Apakah anda ingin menginvestasikan semuanya sekaligus, atau menyisihkan sebagian perbulan? Apakah anda ingin mengambil investasi jangka pendek atau panjang? Dan seberapa banyak uang yang anda miliki?

Aset tertentu memerlukan pembayaran investasi sekaligus, seperti obligasi korporasi atau saat anda meletakkan deposit untuk membeli property dan lainnya dimana menawarkan fleksibilitas yaitu pembayaran sekaligus atau kontribusi umum – seperti ISA dalam bentuk tunai atau saham ISA.

Beberapa investasi juga memiliki komitmen finansial yang kecil, sehingga anda dapat mengetahui kemampuan anda dan apakah anda berencana untuk melakoninya atau tabungan berkelanjutan adalah titik awal yang baik.

  1. Berapa lama anda ingin menginvestasikan uang tersebut?

Atau dengan kata lain – kapan anda membutuhkan akses ke dalam uangmu? Produk investasi tertentu berputar selama jangka waktu tertentu, jadi jika anda ingin memiliki penanggalan tertentu dalam pikiran untuk memerlukan akses ke dalam modal, maka beberapa jenis produk tidak akan sesuai dengan anda. Selain itu investasi tertentu seperti saham, jauh lebih tahan lama dan tidak harus dianggap sebagai investasi jangka pendek.

timeItu dikarenakan walaupun nilai saham meningkat secara historis dalam jangka panjang, nilainya dapat berfluktuasi dalam jangka pendek. Ini direkomendasikan bahwa anda menginvestasikan uang setidaknya 5 tahun untuk berada didalam posisi yang baik untuk naik dari fluktuasi ini.

  1. Apa yang anda rencanakan dari penggunaan uang tersebut?

Kita semua memiliki alasan yang berbeda dalam hal tabungan, dan tujuan investasimu dapat mempengaruhi seberapa besar resiko yang siap anda tempatkan didalam dana tersebut. Jika anda berinvestsai untuk membayar biaya pendidikan anakmu, maka anda harus berinvestasi dalam jangka waktu yang panjang dan mencari tingkat pengembalian yang lebih tinggi; alhasil, anda mungkin cenderung memilih pilihan investasi yang beresiko tinggi.

Sebaliknya, jika anda menginvestasikan uang untuk membiayai perjalanan ke luar negeri atau membeli mobil baru, anda mungkin akan berinvestasi dalam jangka waktu yang singkat dan ingin kepastian tentang hasil investasi anda, dan anda mungkin merasa lebih nyaman dengan resiko yang lebih rendah dari investasi jangka pendek itu.

  1. Apakah anda perlu penghasilan dari investasi anda?

Jika anda sedang mencari penghasilan tetap dari investasi anda maka ini akan mempengaruhi pilihan anda terhadap produk. Rumah penginapan mungkin adalah sarana investasi yang paling terkenal untuk memberikan pendapatan di masa pensiun.

Ada produk investasi lain yang tersedia dimana juga dapat memberikan penghasilan rutin seperti anuitas, atau dana obligasi korporasi atau anda bisa memilih untuk menginvestasi ke dalam bentuk menjual-kembali-properti untuk menghadirkan anda dengan pendapatan sewa.

Konsumen mungkin ingin mencari nasihat dari pakar finansial terlebih dahulu sebelum mengambil produk ini karena mereka kerap membutuhkan komitmen yang besar.

  1. Berapa usiamu?

Setiap resiko dapat berubah seiring berjalannya usia. Jangka panjang adalah pilihan investasi yang memiliki resiko lebih tinggi dimana dianggap salah satu opsi paling menarik bagi seseorang yang berusia 30 tahun-an daripada seseorang yang semakin dekat dengan masa pensiun.

Orang cenderung untuk menginvestasikan uang pada produk beresiko lebih rendah karena masa pensiunnya semakin dekat.

  1. Bagaimana kondisi pribadi anda?

Jika anda adalah orang tua yang memiliki anak-anak dan bergantung pada finansial, maka anda mungkin akan lebih berhati-hati dengan tabunganmu daripada seorang bujangan dan tidak memiliki tanggungan apapun, dan oleh karena itu anda lebih cenderung memilih resiko rendah dan mungkin memilih investasi jangka pendek.

Sangat penting bahwa anda harus mengambil perhatian pada kondisi pribadi dan bagaimana hal ini dapa mempengaruhi investasi yang telah anda pilih sebelum anda membuat komitmen.

  1. Apakah anda memiliki investasi lain?

Jika anda sudah memiliki sejumlah investasi dan merasa bahwa kebutuhan keuangan di masa mendatang sudah diurus dengan baik, maka kemungkinan anda bersedia untuk mengambil resiko yang lebih tinggi didalam investasi berikutnya. Namun, jika ini adalah investasi pertamamu maka anda harus lebih konservatif terhadap pilihan pertamamu dengan mempelajari cara mudah dapat uang dengan memanfaatkan investasi online jangka pendek sebagai penghasilan tambahan.

  1. Bagaimana dengan profil resikomu?

Bagaiman perasaan anda tentang resiko investasi? Tidak semua orang senang akan pasang surut keadaan pasar saham, dan jika investasi tertentu dapat membuat anda tidak bisa tidur di malam hari maka mungkin saja investasi tersebut terlalu beresiko untuk anda.